Kau b'ri rancangan yang terindah
Tak hanya yang baik saja
Yang kuterima
Walau tubuhku diremukkan
Walau jiwaku terkoyakkan
Pujianku takkan terhentikan
RohMu yang memb'ri penghiburan
Akan kupikul salbku
Cukuplah kasih setiaMu
Cukuplah kasih setiaMu
Ku bertahan, Kau Buatku
Teguhkan Imanku
Ku mau tetap bersyukur
Senantiasa bersyukur
S'gala yang kualami
Biar kehendakMu terjadi
Ku mau tetap bersyukur
Senantiasa bersyukur
Hatiku 'kan berduka
S'bab hari ini, hari yang terbaik
Ini iman kami, Tuhan, kami mau percaya
Dear Lover,
Perjalananku bersama Tuhan adalah kesaksianku. Banyak kisah yang tidak terceritakan telah aku lalui. Jalan ku adalah Jalan Maut. Itulah jalan salibku sebagai kuda ke 4. Lagu ini adalah kesaksianku buat kalian. Kasih Setia Tuhan yang tidak pernah habis habisnya atasku adalah ajaran kesetiaan yang aku pegang. Meskipun kalian terus mencari celah kesalahanku dan terus menerus menganggap semua yang terkait dengan aku adalah hoax. Meskipun itu dibuktikan berkali kali selama 4 Tahun lebih sampai hari ini dan seterusnya. Setidaknya barisanku yang berjumlah sedikitnya 143 juta orang adalah saksi perjalanan kami bersama sama di jalan Tuhan. Bahkan tidak hanya di Indonesia. Hal itu dinyatakan di seluruh dunia. Dimana barisanku berada kuasa Tuhan dinyatakan. Kami barisanNya Tuhan tidak henti hentinya mengingatkan kalian untuk Bertobat. Jangan sampai ketika hari Tuhan tiba. Kalian tidak lagi di beri kesempatan untuk bertobat. Pahamkah kalian konsekuensinya ketika penggenapan Sangkakala ke 3 sampai Sangkakala ke-7 dinyatakan? Pada saat itu akan tampak jelas siapa yang berada di barisan Tuhan dan siapa yang berada di barisan seteru Tuhan. Buat kami saat hari itu tiba adalah hari terbaik buat kami karena janji Tuhan pada kami adalah kehidupan kekal. Tapi bagi seterunya Tuhan itu adalah hari Kiamat dimana Penghakiman Tuhan turun secara nyata kepada mereka. Oleh karena itu bertobatlah sebelum hari itu tiba. Aku tau kalian. Masih mengawasiku tiap saat dan hendak membatalkan hari kiamat. Di sisi lain kalian malah bingung aku malah meminta barisanku untuk mempersiapkan waktu terkemudian. Padahal aku sudah menekankan dengan jelas soal rombongan 5 Gadis Yang Bodoh dan rombongan 5 Gadis yang Bijaksana dalam beberapa tulisanku. Kami dari rombongan 5 Gadis Yang Bodoh karena kasih karunia Tuhan mendapatkan tempat di Gerbang Pertama. Bahkan diberi kesempatan naik level lagi ke rombongan 5 Gadis yang Bijaksana. Kalau kalian benar benar berhikmat. Keberadaan kami seharusnya bukan sebagai ancaman buat kalian. Tapi berkat dan anugerah buat kalian. Karena melalui kami panggilan Tuhan untuk pertobatan tersebar ke seluruh dunia bahkan sampai kepada kalian barisan seterunya Tuhan. Harusnya kalian merespon panggilan itu sebelum terlambat. Apakah kalian menunggu bukti bintang bintang berjatuhan dan seluruh pasak pasak Bumi berjatuhan baru kalian mau bertobat? Jika itu sudah terjadi maka tidak ada lagi waktu buat kalian untuk bertobat.
Aku tau kalian benar benar menantikan kami satu persatu jatuh dan terpleset. Tapi bukti kuasa Tuhan yang menyertai kami sudah dinyatakan berkali kali kepada kalian. Satu persatu barisan kalian porak poranda, mati, hancur dan musnah. Kalau kalian tidak menganggap itu sebagai teguran Tuhan kepada kalian. Kami hanya bisa tertawa melihat kalian merespon semua kejadian itu sebagai adu kesaktian antara barisan kalian dengan barisan kami. Buat kami sebenarnya yang kami bawa adalah pesan damai dan pertobatan. Tapi kalau penghukuman Tuhan mendatangi kalian melalui kami. Itu artinya memang kalian memilih untuk makin mengeraskan hati dan tidak mau bertobat. Jika jalan itu yang kalian pilih, kami masih tetap mendoakan kalian agar kalian disadarkan dan segera bertobat sebelum hari Tuhan tiba. Jujur saja memang kehidupan ku bisa kalian ganggu dan kalian buat seolah olah aku adalah pecundang. Tapi dengan segala upaya yang kalian lakukan itu justru menambah kesaksianku dan menambah fakta dalam timbangan Tuhan yang dipegang oleh Kuda Hitam-Gurka. Itulah nantinya yang jadi dasar bagiku untuk menggunakan kuasa yang ada padaku tanpa ada pengampunan lagi. Secara manusia aku sudah tidak ada beban lagi. Aku semakin bersemangat menantikan waktu Tuhan untuk menyatakan dahsyatnya Murka Tuhan kepada kalian. Kalian tidak akan lagi bisa menerima pesan dari kami. Karena pada saat itu kami sudah bersama sama Tuhan dalam penggenapan FirmanNya. Silahkan kalian bersantai setelah mengetahui kami menyiapkan siasat waktu terkemudian. Kami sadar betul saat kegiatan reguler berjalan normal lagi. Kalian semua bisa menganggap ini semua hanyalah sekedar siklus dan mulai melakukan seluruh aktivitas kalian lagi. Seolah olah selama ini tidak terjadi apa apa. Buat kami juga waktu terkemudian menjadi proses pemurnian lagi. Jangan jangan jumlah kami yang sebanyak 143 juta orang akan diproses lagi sampai berjumlah 144.000 orang. Kami sengaja menyampaikan ini sebagai pengingat buat barisan kami dan kalian. Sebab kami paham betul mengenai waktu dan kehendak Tuhan adalah otoritas Tuhan. Tidak ada seorangpun bisa mengetahui itu kecuali Tuhan berkenan membukakannya kepada setiap orang yang dikehendakiNya. Akupun juga sama seperti mereka yang terpilih lainnya. Tetap memiliki berbagai pertanyaan mengenai yang tidak aku ketahui berkaitan dengan hal tersebut. Tapi dalam prosesnya hal ini aku belajar semakin setia dengan panggilanku. Sampai akhir batasan waktuku menjalani jalan Tuhan berakhir. Aku akan terus belajar Setia Sampai Akhir sampai Tetelestai tetap Setia.
Sampaikan salamku kepada mesin bodoh kalian. Bahwa segala langkah berkaitan dengan kuasa mesin itu endingnya sudah dinyatakan dalam Kitab Suci. Jika nubuatan itu tidak dinyatakan maka jelaslah kitab suci itu menyampaikan kebohongan. Namun dengan adanya mesin bodoh itu. Aku bersaksi apa yang tertulis dalam kitab suci presisi 100 persen. Firman Tuhan Ya dan Amin. Aku tinggal menunggu sampai kapan Tuhan memberikan kesempatan untuk bertobat. Saat waktu kalian selesai dengan sukacita aku akan menggunakan kuasa Tuhan yang dipercayakan padaku untuk menghabisi kalian. Tapi karena saat ini tanda yang kami terima untuk tetap mengingatkan kalian untuk bertobat. Seruan kami tetap menggemakan salam Pertobatan buat kalian.
Refleksi:
Hari Tuhan adalah Hari Terbaik untuk menjawab segala kebohongan dan kesombongan barisan bebal dan tegar tengkuk. Pada hari terbaik itu segala kebohongan dan kesembongan mereka akan berbalik menimpa mereka. Sedangkan kita barisan Tuhan menerima jawaban atas ketaatan dan kesetiaan kita pada Tuhan sampai hari itu dinyatakan. Segeralah nyatakan kegenapan FirmanMu ya Tuhan. Amin.