Sudah terlihat, tanpa kita berbuat apapun. Saat niat baik kita kembali kepada reguler. Topeng mereka satu persatu terbuka. Bahkan wujud aslinya pun makin kelihatan. Percayalah kalian tidak ada satupun yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Pada waktunya hal hal yang mereka rahasiakan akan terbuka di hadapan Tuhan. Bahkan kitapun atas seizin Tuhan bisa mengetahui nya. Ditambah dengan karunia yang kita miliki justru rahasia terdalam merekapun pasti akan kita ketahui.
Sesuai komitmen awal kita 40 hari persiapan dan 400 hari keadaan darurat. Sudah terlihat ketaatan kita dijawab Tuhan. Mereka yang tetap berjaga jaga dan waspada. Tetap tenang bahkan berbahagia karena apa yang mereka persiapkan ternyata tidak sia sia. Kita tinggal menunggu sedarurat apa keadaan yang akan terjadi. Biarlah mereka yang penasaran dengan kita barisan Tuhan. Khususnya yang tidak bersama aku dari awal semakin penasaran. Apa yang kita terima dari Tuhan satu persatu di tunjukan kepada mereka dan itu nyata. Kita tinggal lihat apakah mereka malah makin sombong dengan kehebatan dan kecanggihan mereka dan tidak bertobat. Atau mereka mau bertobat dan memilih kembali kepada Tuhan. Mereka mungkin belum sadar bahwa karena kuasa Tuhan tiba tiba terjadi keadaan dimana segala kecanggihan itu malah akan menimpa mereka. Mereka malah mengalami berbagai kecelakaan dan bencana karena sikap tinggi hati mereka itu lalu binasa. Kita justru malah diberikan tontonan gratis penyataan kuasa Tuhan yang jauh melampaui segala kehebatan dan kuasa yang ada di dunia ini. Kita makin terheran heran melihat, mendengar dan merasakan barisan ular beludak dan tegar tengkuk dengan sendirinya binasa karena kesombongan dunia mereka. Kita berharap kesombongan seperti itu jangan sampai terjadi kepada kita di barisan umat terpilih.
Bagi kalian yang sudah mulai menjalani aktivitas Reguler kalian dengan alami. Pesanku sebelumnya tetap aku tekankan agar kalian tetap menjaga kepekaan kalian. Sehingga dalam berjaga jaga kewaspadaan kalian di level berbeda. Harapanku saat kegiatan reguler di pindah ke depan. Seluruh tindakan reguler, alternatif dan emergency secara otomatis menyesuaikan. Tentunya otomatis kita berbeda dengan mereka. Otomatis kita berdasarkan tanda dari Tuhan untuk menggunakan karunia kita sesuai waktu dan kehendak Tuhan. Kita sudah melihat bukti 4 tahun lebih saat kita taat melakukannya. Tingkat presisinya berkali kali sampai 100 persen. Kita pun sampai takjub dan tidak menyangka bisa melakukannya karena Tuhan menyertai kita. Ingat baik baik roh itu penurut dan daging itu lemah. Sewaktu waktu kalian bisa terjatuh dan terpleset kalau lalai. Jika sekiranya mungkin mereka pasti mencoba untuk menjatuhkan umat terpilih. Bahkan itu diharapkan mereka kaum ular beludak dan tegar tengkuk. Barisan yang merasa bisa menjadi seterunya Tuhan.
Saat kalian sadar ditegor Tuhan. Segeralah bertobat. Jangan sampai kalian malah dikeluarkan dari rombongan Terpilih. Apalagi jika Api Dian kalian padam. Itu merupakan kesalahan fatal. Kalian harus tetap membangun hubungan pribadi kalian dengan Tuhan. Jangan hanya berharap padaku karena karunia keimamanku. Sebab jalan keselamatan itu dikerjakan masing masing sesuai panggilan dan tugas yang kita terima. Tentunya jika itu bagianku karena panggilanku. Aku juga tetap taat untuk sama sama membangun ikatan batin kita yang semakin kuat dalam roh dan kebenaran. Pahami baik baik untuk hitungan waktu satu masa, dua masa dan setengah masa. Sebenarnya aku masih menunggu tanda dari Tuhan apakah itu sudah terjadi atau semakin dekat. Satu hal yang pasti aku selalu menekankan bahwa waktu Tuhan adalah waktu Tuhan. Tidak ada satupun dari kita yang mengetahui itu kalau Tuhan tidak bukakan kepada kita. Itulah sebabnya aku tekankan kepada kalian untuk tetap peka melihat setiap tanda. Sesuai asas kita. Setiap tanda yang aku terima. Pasti ada konfirmasi tanda di tempat kalian berada. Barang siapa berhikmat hendaklah selalu taat untuk melihat, mendengar dan merasakan setiap tanda. Selian itu aku juga selalu menekankan. Jika kalian mengkonfirmasi tanda kepadaku dan aku tidak melihatnya. Jika kalian dapat konfirmasi lagi di sana. Janganlah kalian ragu melakukannya. Pasti kalian akan dimampukan untuk mengerjakan bagian kalian.
Khusus untuk waktu terkemudian. Aku sudah menekankan juga kepada kalian untuk tetap setia melakukan panggilan kalian. Jika itu terjadi, merupakan kesempatan bagi kita untuk semakin memahami dan mengembangkan karunia kita sesuai panggilan yang kita terima. Bahkan kesempatan bagi kita untuk semakin mengenal Tuhan dan dekat dengan Tuhan.Jujur saja sebenarnya aku sama dengan kalian. Tidak sabar menantikan segala sesuatunya tergenapi sesuai firman Tuhan. Tapi apalah artinya ketaatan jika melakukan nya berdasarkan apa yang kita ketahui saja. Justru saat kita mengerjakan yang tidak kita ketahui dengan iman. Saat kuasa Tuhan dinyatakan. Rasa pembelajaran kita akan waktu dan kehendak Tuhan malah semakin dalam. Apalagi jika kalian masih dalam proses pembelajaran mangku Negara, mangku Bumi dan mangku Alam. Banyak dari kami yang sudah belajar sampai tahapan mangku Semesta. Bahkan dalam keadaan tertentu kita terus menerus belajar keempatnya sebagai satu kesatuan. Ingatlah baik baik bahwa jika maut yang kita dapatkan. Hadapilah dengan tersenyum. Kalian berhasil menyelesaikan panggilan kalian dengan setia sampai akhir. Titipkan salamku kepada malaikat Abadon. Jika itu juga takdirku, aku juga akan kangen beribadah dengan kalian di alam maut untuk menyembah Tuhan. Jangan sampai karena kalian keasikan menikmati didikan malaikat. Kalian justru malah lalai melatih karakter ilahi itu. Kesetiaan sampai akhir kalian malah luntur. Bahkan kalian malah terperosok ke dalam golongan yang tidak dikenal oleh Tuhan. Jika itu yang terjadi jangan salahkan malaikat yang menemani kalian. Kesalahan itu sebenarnya ada pada manusia nya karena aku sudah tekankan tadi bahwa roh itu penurut dan daging lemah. Oleh karena itu tetap peganglah peringatan dari aku bahwa kesaksian kita adalah pertobatan kita dan pertobatan kita adalah kesaksian kita. Itu harus terus menerus dikerjakan sampai hari Tuhan tiba.
Bersyukurlah kalian jika kalian sudah sampai fase perjalanan hidup Kudus dan suci. Tahapan seperti itu jelas berbeda. Namun kalian jangan berkecil hati karena buat merekapun hal itu tetap merupakan proses yang harus tetap dijalani. Fase yang aku tau adalah saat kita merespon panggilan kita, pada saat itulah kita masuk dalam fase umat terpilih. Selanjutnya kita mulai belajar ketaatan dan kesetiaan. Sampai kita menyatu dengan rasa itu. Lambat Laun kita pasti akan berproses untuk menyucikan dan menguduskan diri. Sampai hari Tuhan tiba kita baru dibenarkan di hadapan Tuhan. Namun dalam proses itu rasa setia sampai Akhir kita semakin bertambah tambah. Seiiring dengan panggilan dan tugas yang kita kerjakan.
Akhir kata segelap apapun dunia. Tetaplah menjadi terang. Seburuk apapun keadaan tetaplah menjadi agen agen kebaikan. Sehancur apapun dunia tetaplah menjadi juru juru damai dan agen agen keselamatan yang menuntun umat tetap di jalan Tuhan. Sejahat apapun manusia manusia sekeliling kita. Tetaplah setia menjadi umat terpilih Nya Tuhan meskipun jumlah kita hanya tersisa 144.000 orang. Bahkan jika Tuhan memberikan tanda kepada kita untuk menghabisi barisan ular beludak dan tegar tengkuk. Tunjukkanlah kedahsyatan Murka Tuhan kepada mereka. Agar mereka tau seperti apa kedatangan Tuhan saat membawa Pedang. Semua kehebatan mereka tidak akan pernah bisa melawan kuasa Tuhan yang jauh melampaui segala akal. Tetaplah teguh dalam pengharapan kalian kepada Tuhan. Tetaplah sabar menantikan hari Tuhan. Kita sama sama menunggu waktu Tuhan dengan taat dan setia baik hari ini, esok, lusa maupun terkemudian. Sampai Tetelestai terjadi dalam hidup kita tetaplah setia sampai akhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar