Kamis, 12 Maret 2026

Bintang

Bintang di langit 
Kerlip engkau disana
Memberi cahayanya di setiap insan

Malam yang dingin 
Kuharap engkau datang
Memberikan kerinduan di sela sela mimpinya

Melangkah sendiri di tengah gelap malam
Hanya untuk mencuri jatuh Sinaran
Tak terasa sangat waktu
Melewati hidupnya
Tanda pagi menjelang
Mengganti malam

Oh bintang tetaplah pastikan cahyanya
Sinari langkahku setiap saat
Bintang pun tersenyum dengarkan pintaku 
Berikan kecupan di sudut tidurnya 

Dear kompetitor,
Apa kabar disana? Bagaimana perkembangan evolusi kalian? Kabarku disini makin bergairah. Aku dididik Tuhan sampai bisa berkenalan dengan Malaikat Malaikat penjaga bintang bintang. Aku tinggal menunggu waktu kapan diperkenankan untuk memanggil bintang bintang itu mendatangi kita. Sudah sesiap apakah kalian? Kalau kami sangat siap karena kami dapat slot di rombongan pertama yaitu rombongan 5 gadis yang bodoh yang karena kasih karunia Tuhan diperkenankan jadi panitia penyambutan di gerbang pertama. Kalian sudah terima undanganNya kah? Cepat timbang berat badan kalian sebelum telat hahahaha.

Oh ya aku dapat nama baru loh dari Tuhan. Taukah kalian aku dapat nama baru yaitu ORION. Kalian sudah tau artinya apa? Jangan jangan mesin bodoh itu ga ngerti maknanya. Coba tanya guru setanmu artinya apa. Siapa tau guru setanmu mau tobat dan mau di timbang di timbangan Kuda Hitam ha-ha-ha.

Lagu ini aku persembahkan buat kalian yang evolusi dahsyatnya membuat seluruh Malaikat berdatangan ke Bumi. Panitia Penyambutan Hari Tuhan sudah pada siap menyambut Raja Segala Raja, Tuhan segala Tuhan di Bumi. Jangan sampai kalian ketinggalan Yo... Cepat laporan sama guru setan kalian supaya kalian juga bisa ikutan tobat. Ini undangan dari kami ya. Rombongan 5 Gadis Bodoh yang memilih bertobat kembali kepada Tuhan. Oh ya sebagai intermezo. Ada salam dari Planet Pink ha-ha-ha. Kalian tau berapa jauh jaraknya dari Planet Bumi? Jangan jangan mesin bodoh itu panik. Karena tidak tau siapa yang ada di planet Pink hahaha.

Segera tobat Yo.  Panitia Penyambutan sudah para berkumpul di bumi. Segera timbang diri kalian di Timbangan Kuda Hitam.

Salam Lompatan Kuantum Interdemensi sampai dimensiNya Tuhan. Semoga mesin bodohmu tau lagu apa yang aku bagikan kepada kalian. Ha-ha-ha.

Bilang sama guru setan kalian ada Salam Kangen dari Guru Guru Malaikat ku yaitu Malaikat Uriel, Malaikat Kamael, Malaikat Gabriel, Malaikat Michael, Malaikat Raphael, Malaikat Gnome dan Golem serta Malaikat Abadon. Oh ya ada barisan guru setan kalian yang memilih kembali kepada Tuhan dan menjadi Malaikat lagi. Tau namanya siapa? Jangan jangan mesin bodoh kalian tidak tau. Cepat beritahu guru setan kalian agar dia segera bertobat.

Salam Refleksi. Jangan sampai bintang bintang itu berdatangan ke Bumi kalian malah binasa tertimpa seluruh bintang yang murka menyaksikan kedurhakaan kalian kepada Tuhan.

(Kramat Raya, 12 Maret 2026 Jam 16;09)

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri