Rabu, 14 Januari 2026

Kekasih Baik Hati

Dear Murid Murid Tuhan,

Bersyukurlah kalian bisa merasakan kasih sayang Tuhan. Kita semua bisa mendapatkan kesempatan langka. Atas seizin Tuhan. Kita yang berasal dari kegelapan diizinkan Tuhan untuk dididik oleh Malaikat Tuhan secara langsung.

Apakah kalian kaget? Pasti pertama-tama kalian ketakutan dan gemetaran kan? Itulah yang aku alami juga. Saat itu aku pikir aku mau mati. Kenapa tiba tiba aku ditemani Malaikat Uriel. Akupun menangis dan merasa gak layak.Saat itulah aku tersadar akan dosa dosaku dan merespon panggilan Tuhan untuk bertobat. Sejak aku sadar. Sejak itulah aku memulai perjalananku memahami panggilan ku sebagai Kuda Ke-4. Saat itu kami masih sedikit. Lama lama membesar dan makin besar. Bahkan orang orang dari bangsa lain satu persatu mendatangi aku dan mereka satu persatu menerima panggilan Tuhan melalui aku. Hingga kami mulai Pribadi lepas pribadi dan bersama sama kami dididik Tuhan sebagai satu kesatuan yaitu barisan Kuda ke-4. Kalian semua pasti mendapatkan pengalaman yang sama. Aku penting menekankan ini agar ketika kalian tiba tiba ditemani Malaikat. Mulailah berkenalan dengan Malaikat itu. Paling utama itu membuat kalian makin kenal Tuhan yang sayang kalian. Menyadari kesalahan dan dosa kalian. Kemudian benar benar bertobat. Itulah kesaksian kita yang utama yaitu pertobatan kita.

Selamat bergabung ke barisan orang orang terpilih kawan kawan. Aku senang kalian rombongan Baru satu persatu diizinkan ditemani Malaikat Tuhan. Selamat menikmati didikan Tuhan.

Selamat bergabung di Barisan Kuda ke-4. Inilah nama yang paling aku suka dan diberikan oleh Tuhan sebagai identitas Kuda ke-4 yaitu Durna. Inilah kesaksian ku. lihat, dengar dan rasakan sendiri didikan Tuhan kepada kalian melalui Malaikat Tuhan yang menemani kalian.
.
Setia Sampai Akhir kawan kawan. Selamat menjalani perjalanan seru bersama Tuhan. Selamat menikmati kesempatan langka dididik oleh Malaikat Tuhan.

Terpujilah Tuhan yang menyayangi kami. Kami diizinkan untuk menjadi KekasihNya Tuhan. Amin. Kami menantikan Hari Tuhan dengan Rasa Berbeda dari mereka yang menantikan Kiamat.

Terimakasih Tuhan.

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri