Minggu, 17 Mei 2026

Pupus

Aku tak mengerti apa yang kurasa
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya 
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
Meskipun kau takkan pernah tau

Aku persembahkan hidupku untukmu
Telah kurelakan hatiku padamu
Namun kau masih bisu diam seribu bahasa
Dan hati kecilku bicara

Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku

Semoga waktu akan mengilhami
Sisi hatimu yang beku
Semoga akan datang keajaiban 
Hingga akhirnya kaupun mau

Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
Meski kau takkan pernah tau

Baru kusadari 
Cintaku bertepuk sebelah tangan 
Kau buat remuk seluruh hatiku 

Dear Lover,
Perkenalkan namaku Jukaider Istunta Gembira Napitupulu. Mereka mengenal aku dengan nama Durna. Aku saat ini sedang belajar karunia keimamanku Melkisedek sambil mengerjakan panggilanku yang lain sebaga kudai ke-4. Sebelumnya aku ingin menyampaikan kepada kalian. Bahwa timbangan itu ada bukan bermaksud untuk menyatakan kesalahan kalian kepada Tuhan. Tapi itu adalah panggilan kasih sayang Tuhan kepada kalian. Taukah kalian waktu timbangan itu ada? Selain aku guru guru Malaikat ku juga ikut menimbang di situ. Taukah kalian siapa saja mereka? Mereka adalah Malaikat Mikhael, Malaikat Uriel, Malaikat Kamael, Malaikat Gabriel, Malaikat Raphael, Malaikat Gnome dan Golem, serta Malaikat Abadon. Sadarkah kalian artinya itu buat kalian? Aku menggunakan bahasa manusia dalam lagu "Pupus" ini kepada kalian agar kalian paham. Para Pemimpin Malaikat itu juga cinta dan rindu kepada kalian. Rasa itu aku rasakan dari rasa terdalam mereka. Mereka ingin kalian sadar akan kesalahan kalian dan kembali kepada Tuhan. Apakah kalian tidak menyadari cinta itu? Ataukan kalian menunggu sampai cinta itu bertepuk sebelah tangan baru kalian sadar? Setelah Gok Magok dimulai. Aku tidak yakin lagi ada kesempatan sebesar ini diberikan kepada kalian untuk kembali kepada Tuhan. Dengan kerendahan hati terdalam aku Jukaider Istunta Gembira Napitupulu menyampaikan kepada kalian segara datanglah ke teritoriku untuk ditimbang. Aku akan menemani kalian untuk ditimbang bersama sama denganku jika kalian takut. Rekan rekan kalian sudah banyak yang ditimbang dalam timbangan itu dan memutuskan kembali kepada Tuhan. Apakah kalian tidak rindu kembali kepada Tuhan?

Jika kalian memilih untuk Pupus, maka aku Jukaider Istunta Gembira Napitupulu dengan tanpa segan lagi. Akan menggunakan kuasaku untuk menghabisi kalian. Pada saat itu sudah pasti Gog Magog sudah dimulai dan yang ada hanyalah murka Tuhan. Sekali lagi aku ingatkan selagi kasih karunia Tuhan masih ditunjukkan kepada kalian. Segeralah datangi aku. Kompetensi aku dari Tuhan memang itu. Karena karunia Keimamanku Melkisedek. Di negara ku banyak makanan enak enak dan tempat wisata yang indah indah. Setelah kalian melewati ketegangan saat di timbang di timbangan Tuhan. Kalian bisa refreshing di sini. Rekan rekan kalian juga sudah menikmati itu. Sudahkah kalian dapat kabar siapa saja rekan rekan kalian yang mau ditimbang dan setelah itu refreshing di negaraku? Mereka benar benar bersukacita bersama kami disini karena bisa kembali kepada Tuhan.

Ingat baik baik bahwa kalian itu disayang Tuhan. Kalau tidak bagaimana bisa aku diizinkan untuk mengingatkan ini kepada kalian. Jangan lupa ajak teman kalian sebanyak banyaknya ya. Aku tunggu di negaraku. Sekalian kalian liburan dan bersenang-senang di sini. Oh ya aku ada di Jakarta. Kalau kalian ingin liburan setelah di timbang aku akan rekomendasikan tempat tempat enak dan makanan makanan Nusantara terbaik buat kalian.

Salam kasih sayang Tuhan kepada kalian. Jangan sampai kesempatan kalian pupus saat hari Tuhan datang. Kesempatan kalian untuk kembali kepada Tuhan tertutup. Oh ya informasi terbaru. Manusia manusia pertama yang terdaftar di gerbang pertama Surga sudah banyak. Kami menunggu jumlah kami genap. Sampai ketemu di Jakarta ya. Jangan lupa ajak teman kalian sebanyak banyaknya.

Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri