Selasa, 21 April 2026

Munajat Cinta

Malam ini kusendiri
Tak Ada yang menemani
Seperti Malam Malam
Yang Sudah Sudah

Hati Ini Selalu Sepi
Tak Ada Yang Menghiasi
Seperti Cinta Ini 
Yang Slalu Pupus 

Tuhan Kirimkanlah Aku
Kekasih Yang Baik Hati
Yang Mencintai Aku
Apa Adanya..

Mawar ini Semakin Layu
Tak Ada Yang Memiliki
Seperti Aku ini Semakin Pupus..


Dear Team,
Kita semua telah menerima panggilan. Dalam setiap panggilan itu ada berbagai tugas. Kita semua sadar betul. Tugas yang kita terima bukanlah tugas biasa. Tugas yang tidak bisa kita kerjakan hanya dengan kuat dan gagah kita. Bahkan jika kita memiliki banyak kuasa dunia pun. Tidak ada yang dapat mengerjakan tugas itu tanpa tuntunan Tuhan. Lagu yang aku bagikan ini adalah doa buat kalian semua. Doaku buat kalian dalam menjalani panggilan kalian. Agar Tuhan mengirimkan Kekasih Baik Hati buat kalian yaitu Roh Allah yang Hidup. Bahkan mengirimkan Malaikat Malaikat kesayangan Tuhan untuk menemani kalian dimanapun kalian berada. Sehingga kalian bisa berjalan dengan tenang dan penuh kuasa dalam kegelapan tergelap sekalipun. Terang Tuhan bersinar dalam diri kalian. Menyalalah... Menyalalah...Menyalalah Roh Tuhan dalam diri kalian. Itulah doa keimamanku Melkisedek.

Ya Tuhan.. Kami semua dipanggil oleh Tuhan. Kami dipilih untuk menggenapi Firman Tuhan. Kami siap menjadi kitab terbukaNya Tuhan. Menjadi saksi di akhir Zaman ini. Untuk menyatakan kedahsyatan kuasa Tuhan. Dalam kesendirian kami hanya Tuhan yang jadi teman kami. Dalam kegelapan ini hanya Tuhan yang menjadi terang kami. Bahkan ditengah tengah lingkungan yang dipenuhi kebencian hanya Tuhan yang menjadi cinta kami. Bimbing kami Ya Tuhan untuk menjalankan panggilan kami dari Tuhan. Ajari kami untuk menggunakan kuasa yang Tuhan percayakan kepada kami sesuai waktu Tuhan. Sampai tiba waktu Nya kami satu persatu bertemu hari Tuhan. Dimana kami dibenarkan dan dilayakkan oleh Tuhan untuk bisa bertemu dengan Tuhan secara langsung. Terimakasih untuk semua kasih karunia ini ya Tuhan. Terimakasih untuk semua anugerah ini. Kami mau belajar semakin taat dan setia kepada Tuhan dalam menjalani panggilan kami. Sampai doa kami tiap saat: " Jadilah Kehendak Tuhan di Bumi seperti di Surga.Amin"

Wahai yang Terpilih persiapkan diri kita untuk menggenapi kesakralan sumpah kita di hadapan Tuhan: "Setia Sampai Akhir. Sampai Darah kami tercurah. Kami tetap di jalan Tuhan. Ya Tuhanku ampunilah kami. Kami sadar betul kami berdosa besar. Tanpa Tuhan kami berilah. Namun jika Tuhan tidak berkenan. Sekiranya mungkin izinkanlah kami mati di dalam Tuhan. Inilah Jalan Pertobatan kami. Jalan Maut. Kudus Kuduslah Tuhan. Jadilah Kehendak Tuhan di Bumi seperti di Surga. Kemuliaan bagi Tuhan di tempat Maha Tinggi. Kudus Kuduslah Tuhan. Amin."

Lakukanlah panggilan kalian. Kalahkan barisan Iblis itu dengan gagah perkasa. Amin.

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri