Minggu, 29 Maret 2026

Pemurniaan

Dear Tim,

Jadilah anak panah - anak panahNya Tuhan yang melesat kencang. Menembus ke segala penjuru dimensi. Sampai panah itu mengenai sasaran utama kita yaitu barisan Iblis. Sampai mereka satu persatu tumbang terkena  penghakiman Tuhan

Jadilah tombak tombak  yang tangguh dan kuat. Tombak yang bisa menghancurkan benteng benteng barisan yang durhaka kepada Tuhan. Memporak-porandakan seluruh kuasa mereka. Sampai mereka binasa terkena tombak Murka Tuhan.

Jadilah pedang pedang tajamnya Tuhan. Pedang Roh yang bisa membelah roh, jiwa dan tubuh. Pedang langit yang menggoncangkan bumi, alam dan semesta. Pedang yang bisa memenggal seluruh barisan Setan. Pedang yang bisa menusuk sampai kedalam batin setiap manusia. Pedang yang membuat barisan yang berkhianat dari Tuhan gemetaran dan lari terbirit-birit dikejar kiamat. 

Jadilah Baju Zirah yang kokoh seperti yang dipakai Kaum Samurai. Baju Zirah yang perkasa seperti yang digunakan Barisan Knight Templar dan Barisan Ottonoman. Baju Jirah yang dipenuhi rasa Ksatria yang teguh dalam roh, pendirian, karakter dan pikiran. Wibawa Ilahi Laskar Laskar Nya Tuhan yang berderap langkah menderu debu seperti derap langkah Kuda.

Jadilah seperti emas murni yang siap ditempa setiap saat. Sampai memiliki kemurnian yang penuh. Kemurnian yang melebihi standar dunia. Kemurnian yang membuat kita semakin taat dan setia kepada Tuhan. Kemurnian yang siap dibakar dalam Api Membara. Sampai seluruh diri kita membara terbakar dalam hadirat Tuhan yang menemani kita. Kemurnian yang membuat kita selalu sadar dan bertobat atas segala kesalahan dan dosa kita. Kemurnian yang membuat kita memiliki karakter ilahi yang sejati. Menjadi Pribadi Pribadi kesayangan Nya Tuhan. Menjadi pahlawan pahlawannya Tuhan yang Setia Sampai Akhir sampai Tetelestai.

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri