Senin, 25 Mei 2026

Maut Datanglah

Wahai Maut dimana sengatmu
Kebebalan mereka sudah membuat bumi panas
Wahai Maut dimana tajimu
Kesombongan mereka membuat laut bergelora

Wahai Maut sampai kapan engkau menunggu 
Mereka makin tegar tengkuk 
Kedurhakaan mereka sudah membuat alam semesta muak
Alam maut sudah memanggil nama mereka

Wahai Maut datangilah mereka
Sampai mereka tidak bisa congkak lagi
Wahai Maut segeralah datang
Neraka sudah tidak sabar menyambut jiwa mereka

Wahai Maut datangilah 
Ambillah nyawa mereka
Agar jiwa mereka terbakar habis
Terkena amarah dan murka Tuhan 

Wahai Maut datanglah
Tunjukkan seperti apa Keperkasaan Tuhan itu
Agar mereka tau siapa yang mereka tantang 
Wahai Maut datanglah dan habisi mereka 

Amin

Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri