Untuk apa kita memiliki pengetahuan Jika tidak berdampak. Keahlian dan ketrampilan akan sia sia. Sebuah rutinitas yang membosankan. Apalagi jika itu hanya untuk pencitraan saja. Metode dan cara apapun menjadi tidak tepat guna tanpa tujuan yang jelas. Pengalaman kita akan kosong,hambar bahkan miskin akan rasa.
Disitulah fungsi kebijaksanaan. Membuat setiap perbuatan lebih berisi. Inspirasi dan kreasi jadi lebih berbobot. Setiap bibit dan bebet menjadi lebih terukur. Menjadi satu kesatuan gerak yang berirama. Tarian dan nyanyian semesta yang menggema menembus segala dimensi.
Setiap tindakan yang sistematis dan spontan. Maupun tindakan rutin sekalipun. Akan menuntun kita pada pencapaian terbaik. Apalagi bila ditambah daya juang dan kebulatan tekad.
Gerakan perorangan maupun kelompok jadi lebih bermakna. Memiliki daya dobrak cipta dan karya yang melintasi ruang dan waktu. Keindahan yang menuntun setiap generasi dan kemegahan yang membuat kagum setiap insan.
Pondasi yang dibangun dengan tekad seperti itu. Akan mengisi setiap ruang manusia. Baik itu panca indera, pikiran dan hati terdalam setiap pribadi. Bahkan sampai jangkauan ruang negara, alam dan semesta sesuai perjalanannya. Apalagi jika itu kita persembahkan kepada Tuhan sebagai ibadah kita yang sejati.
Disitulah kita membangun peradaban yang berbeda. Jadilah Kehendak Tuhan di bumi seperti di surga. Karakter yang kuat dan tak tergoyahkan. Melintasi segala zaman. Mewarnai perjalanan saya, kita dan mereka. Menjadi catatan yang tidak terlupakan. Oleh setiap generasi yang menantikan tuntunan cahaya kekekalan cipta, rasa dan karsa. Sepanjang sejarah umat manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar