Rabu, 25 Februari 2026

Tetaplah Menjadi Luar Biasa

Saat semua berjalan seperti biasanya 
Bisa jadi kita juga jadi terbiasa 
Tidak lagi melatih untuk melihat 
Sesuatu yang tidak biasa 

Padahal kita diberi kepekaan 
Tidak hanya melihat yang tidak biasa
Tetapi mendengar, merasakan dan melakukan 
Sesuatu dibalik yang tidak biasa

Ingatlah kita di panggil dan Terpilih 
Bukan menjadi manusia biasa
Kita diberikan karunia yang berbeda
Untuk menjadi manusia luar biasa

Saat dunia kita seolah seperti biasa
Kita tetap melatih diri kita
Untuk tetap berjaga jaga dan waspada 
Meskipun untuk itu kita mencoba terlihat biasa

Agar hidup kita tidak lagi biasa saja
Cobalah belajar menggunakan karunia kita
Dengan lebih menyenangkan dan cara yang tidak biasa
Agar kepekaan kita tetap terjaga

Selain panggilan utama kita
Belajarlah menggunakannya untuk mengisi hari kita
Menjadi lebih luar biasa
Tapi pandangan kita tetap pada Tuhan
Pemberi karunia yang luar biasa

Tetaplah terjaga menjalani panggilan kita
Agar kita semakin terbiasa
Menggunakan dan mengembangkan karunia kita
Untuk tujuan yang lebih mulia

Sampai hari dimana 
Kesetiaan kita dibenarkan 
Di Hari Luar Biasa' 
Hari Tuhan yang kita nantikan

Tetaplah menjadi luar biasa
Sesuai Panggilan kita yang tidak biasa
Setia sampai akhir dengan luar biasa
TETELESTAI 




Tidak ada komentar:

Selamat Datang Pembaca

Sebagaimana judulnya, Blog ini akan dipenuhi oleh tulisan-tulisan saya baik berupa puisi, artikel, renungan ataupun celotehan-celotahan yang merupakan refleksi dari keseharian saya dalam menjalani kehidupan.

Banyak hal yang bisa didapatkan ketika kita mengambil setiap makna dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalam hidup ini. Sangat sayang jika hal tersebut hilang dan tidak terekam dengan baik dalam bentuk catatan-catatan yang tujuannya adalah untuk refleksi diri.Hal ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan diri dan kekayaan jiwa dalam membentuk kebijaksanaan diri memandang kehidupan sebagai sesuatu yang mengagumkan.

Itulah sebabnya Blog ini diberikan nama Jurnal Refleksi diri.Tempat dimana hati berbicara dalam bentuk kata.Kata-kata yang hidup karena tercipta oleh kehidupan dan untuk kehidupan. Dimana kehidupan terbingkai dalam keabadian dan kekekalan oleh sebuah kata.Untuk itulah engkau diletakkan disini wahai kata.Bersemayamlah dalam kesempurnaanmu.Kesempurnaan seorang manusia yang memahami hakekat dirinya yaitu untuk berkarya selama hidupnya.

Salam refleksi

Jukaider Istunta Gembira Napitupulu
Pengelola Jurnal Refleksi Diri